Sejarah

Abu Daud Beureueh sedang meyampaikan Arahan dalam Musyawarah Pembagunan Mesjid Alue Batee tahun 1973 / Mesjid Baitul Azmi Lil Mukminin

Sejarah pendirian Mesjid Alue Batee kental persatuan, cinta pada agama islam, pendahulu yang amat memikirkan anak cucu yang akan datang mewariskan islam. Keihklasan jerih payah endatu tak sia – sia , karena saat ini  Mesjid Alue Batee telah berdiri gagah dan dipenuhi jama`ah sampai kehalaman mesjid pada hari Jum`at, begitu juga shalat Fardhu lima waktu selalu berdiri jama`ah dari masa kemasa, dan yang teramat membanggakan endatu ( Pendahulu) seluruh anak cucunya masyarakat Alue Batee Kecamatan Mutiara Timur beragama islam kuat.
Mesjid Baitul Azmi Lil Mukminin Kemukiman Alue Batee Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie Aceh ,Umumnya  hampir seluruh masyarakat Kabupaten Pidie khususnya Kecamatan Mutiara Timur mengenal dan menyebut Mesjid ini  Mesjid Alue Batee. Alue Batee sendiri merupakan nama wilayah Kemukiman dimana Mesjid ini terletak.
Mesjid ini berdiri pada tahun 1974 , yang perencanaan pendiriannya melalui musyawarah Rayeuk yang laksanakan didalam bangunan kayu mesjid alue batee Mesjid Alue Batee pada tahun 1971 turut dihadiri oleh Tgk Syik Umar DiTiro , Abu Beure`eh, Tgk Abdurrahman Gumpueng, Tgk Abdullah Ujong Rimba dan beberapa tokoh Mutiara pada waktu itu.
Sebelumnya Mesjid Alue Batee terletak di Desa Jiem Meunasah Tuha Kecamatan Mutiara Timur berkonstruksi papan yang seluruh bangunannya terbuat dari kayu. Masyarakat menyebutnya Mesjid Tuha, Mesjid ini berdiri sejak sebelum abad 14 Masehi bahkan”mesjid berdiri sejak mula-mula islam masuk keAceh” seperti kata Tgk.H.M.Yunus Yusuf Peutua Meunasah Paga, seluruh kegiatan ibadah dulunya dilaksanakan disini hingga tahun 1940an , dan yang terakhir kalinya dipimpin oleh Khatib Tgk.H.M.Amin Ra`ameh Cot Khutang hingga beliau diteruskan menjadi Khatib diMesjid Alue Batee ditempat berdiri sekarang.
Pada tahun 1940an dibawalah Mesjid Tuha kelokasi tempat berdiri Mesjid Alue Batee sekarang dengan cara diangkat bersama-sama atau seluruh kayu bangunan Mesjid Tuha dipindahkan kesini untuk didirikan Mesjid Alue Batee ditempat berdiri sekarang, seluruh bangunan terbuat dari kayu juga, sama seperti Mesjid sebelumnya yang terletak di Desa Jiem Meunasah Tuha . Setelah Mesjid  dari kayu itu selesai dibuat maka berpindahlah seluruh kegiatan ibadah diMesjid Tuha ke Mesjid Alue Batee ini dan tetap dipimpin oleh Khatib Tgk.H.M.Amin Ra`ameh Cot Khutang.
Disamping membangun mesjid masyarakat pada waktu itu juga mendirikan dayah(pesantren) tempat pengajian terletak persis ditempat parkiran Mesjid Alue Batee yang berdiri sekarang. Pengajian disini  dipimpin oleh Tgk. Puteh desa Jiem, juga disertai pengajian manyang(tinggi) yang dipimpin oleh Tgk.Habib Idris.Sekitar pada tahun 60an pengajian diteruskan oleh Tgk.Madden dari Aceh Utara yang telah berumah tangga di Desa Teureubue.
DiMesjid yang telah siap dibangun dari kayu itu dilaksanakan shalat jama`ah baik shalat lima waktu maupun shalat dan shalat – shalat jama`ah lainnya.
Ada kisah unik disaat pemindahan Mesjid Tuha ke Mesjid Alue Batee seperti dikisahkan oleh Tgk.H.M.Yunus .” dimesjid Tuha ada 2(dua) buah guci tempat orang mengambil wudu` yang airnya tak pernah habis padahal tidak ada orang yang mengisi airnya,. Pada saat pemindahan, dibawalah 1 satu buah guci tersebut keMesjid Alue Batee yang baru siap dibangun dan airnya juga tidak pernah habis , dan yang satu tinggal ditempat asal yaitu diMesjid Tuha. Pada suatu ketika guci yang sudah berada dimesjid alue bate pindah dengan sendirinya ketempat asal yaitu kemesjid tuha dan didapati kedua guci saling berantuk dan akhirnya kedua guci itu pecah.”
            Mesjid Alue Batee yang hanya memiliki satu kubah ini terletak persis dipinggir jalan negara B. Aceh – Medan  KM. 125 tepatnya simpang Tiro. Sekilas terlihat Mesjid ini tampak biasa tidak ada yang istimewa baik bangunannya maupun relif interiornya,dengan warna pengecatan yang sama sekali tidak kontras .
Lampoh Saban nama tanah lokasi Mesjid Alue Batee berdiri, Tanah wakaf dari keluarga hulu balang .  Geografisnya dipinggiran sungai Tiro dan berhadapan dengan Kantor Camat Kecamatan Mutiara Timur yang perantarai oleh jalan Desa Jojo Dusun Meunasah Paga. 



1 comment: